SEKOLAH LAPANG (SL) PENINGKATAN MUTU KOPI DALAM UPAYA PENINGKATAN DAYA SAING DI KABUPATEN

Sekolah Lapang (SL) Peningkatan Mutu Kopi Dalam Upaya Peningkatan Daya Saing telah dilaksanakan pada 2 (dua) Kabupaten yaitu Kabupaten Karo dan Kabupaten Simalungun. Sekolah Lapang (SL) Peningkatan Mutu Kopi Dalam Upaya Peningkatan Daya Saing di Kabupaten Karo dilaksanakan pada tanggal 02 Juli s/d 04 Juli 2018 bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tiga Panah dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian  Kabupaten Karo, dan juga dihadiri  oleh Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Karo serta Kepala Seksi Pasca Panen dan Pengolahan Hasil Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara. Materi disampaikan oleh narasumber yang berasal dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, Pemandu Lapang serta Fasilitator Daerah yang berasal dari Kabupaten Simalungun.

Sekolah Lapang (SL) Peningkatan Mutu Kopi Dalam Upaya Peningkatan Daya. Saing yang dilaksanakan di Kabupaten Karo dihadiri oleh  28 (dua puluh delapan) orang petani kopi yang mewakili beberapa kelompok tani  dan 2 (dua) orang petugas kabupaten dari dinas yang menangani bidang perkebunan.

Sekolah Lapang (SL) Peningkatan Mutu Kopi Dalam Upaya Peningkatan Daya Saing di Kabupaten Simalungun dilaksanakan pada tanggal 05 Juli s/d 07 Juli 2018 bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Purba  dibuka Kepala Bidang Perkebunan yang mewakili Kepala Dinas Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun dan dihadiri oleh  Kepala Seksi Pasca Panen dan Pengolahan Hasil Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara.. Materi disampaikan oleh narasumber dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia Pemandu Lapang serta Fasilitator Daerah Kabupaten Simalungun.

Sekolah Lapang (SL) Peningkatan Mutu Kopi Dalam Upaya Peningkatan Daya Saing di Kabupaten Simalungun dihadiri oleh  28 (dua puluh delapan) orang petani kopi yang mewakili dari beberapa kelompok tani  dan 2 (dua) orang petugas kabupaten dari dinas yang menangani bidang perkebunan.

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan motivasi serta pengertian kepada petani tentang pentingnya peningkatan mutu hasil kopi yang dilakukan melalui proses belajar mengajar dengan metode partisipasi  aktif, mencari, menemukannya fakta sendiri, menganalisa dan mendiskusikannya diantara petani sendiri, kemudian mengambil keputusan bersama untuk menentukan tindakan selanjutnya

Pada pelaksanaan Sekolah Lapang (SL) Peningkatan Mutu Kopi Dalam Upaya Peningkatan Daya Saing, peserta diajak untuk melakukan praktek di lapangan antara lain: praktek pasca panen kopi dengan melakukan sortasi buah merah, sortasi biji, teknik pengujian mutu kopi berdasarkan SNI. Disamping itu peserta juga diperkenalkan dengan alat pasca panen dan pengolahan kopi bantuan dari Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara serta penggunaan alat tersebut dalam memproduksi kopi bubukl

Narasumber pada pelaksanaan Sekolah Lapang (SL) Peningkatan Mutu Kopi Dalam Upaya Peningkatan Daya Saing ini berasal dari Pusat Peneltian Kopi dan Kakao Indonesia, Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Simalungun, Pemandu Lapang serta Fasilitator Daerah Kabupaten Simalungun.

Sekolah Lapang (SL) Peningkatan Mutu Kopi Dalam Upaya Peningkatan Daya Saing di Kabupaten Karo

3

Sekolah Lapang (SL) Peningkatan Mutu Kopi Dalam Upaya Peningkatan Daya Saing di Kabupaten Simalungun

4-web

Pin It on Pinterest