Bimbingan teknis/sosialisasi kegiatan good agriculture practice (GAP) tanaman aren di tapanuli utara

Usaha pengembangan atau pembudidayaan tanaman aren di Indonesia sangat memungkinkan, selain lahan-lahan tidak produktif masih luas, juga dapat memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri seperti gula aren, gula semut, dan bioetanol, sekaligus meningkatkan pendapatan petani aren dan ikut melestarikan sumber daya alam serta lingkungan hidup. Budidaya aren dapat meningkatkan produktivitas tanaman dengan penggunaaan benih unggul dan pemeliharaan tanaman yang dilakukan secara kontiniu.

          Salah satu kegiatan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2022 adalah melaksanakan bimbingan teknis/sosialisasi kegiatan Good Agriculture Practice (GAP) Tanaman Aren. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini selain untuk peningkatan SDM petani aren dalam budidaya tanaman aren yang baik dan benar juga agar produksi dan produktivitas tanaman aren di Kabupaten Tapanuli Utara meningkat dengan memberikan informasi dan pemahaman kepada stakholders terkait tentang budidaya tanaman aren. Kegiatan ini dibarengi dengan bantuan benih tanaman aren genjah.

          Kegiatan Bimtek/Sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 22 September 2022 bertempat di BPP Siborong-borong Desa Siaro Kecamatan Siborong-borong dihadiri oleh Kepala BPP dan juga Anggota Dewan Provinsi Sumatera Utara Bapak Ir. Tangkas Manimpan Lumbantobing. Bimbingan Teknis/Sosialisasi diikuti oleh 20 orang peserta yang terdiri dari Kelompok Tani Harapan Jaya  Desa Onan runggu II, Kecamatan Sipahutar, Parbagotan Simpang Muara Desa Hutaginjanh Kecamatan Muara, Marsada Berkat Tani Desa Bahal Batu II Kecamatan Siborong-borongg, Titi Ninna Mulana Desa Lumban Motung Kecamatan Pagaran dan Petugas Kabupaten/Penyuluh Pertanian.

          Penyuluh Pertanian Lismawati, S.Pt. M.Si mewakili Kepala Dinas Perkebunan Sumatera Utara Ibu Ir. Lies Hadayani Siregar, M.MA menjelaskan teknis pelaksanaan kegiatan. Narasumber dari Kabupaten adalah Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara Bapak Ir. Hotman Sianturi, M.MA  dengan materi “Pemberdayaan Kelembagaan Petani”. PT. Sultan Aren Indonesi Bapak Ilham Sahputra  dengan materi Pembenihan dan Budidaya Tanaman Aren serta Succes Story (Kisah Sukses Bertanam Aren).

          Dalam pelaksanaan Bimbingan Teknis Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara mengingatkan kembali kepada kelompok tani agar dalam proses distribusi bantuan dimohonkan kerjasamanya supaya kegiatan distribusi dapat berjalan lancar. Pada saat pendistribusian bantuan setiap kelompok wajib menandatangani Berita Acara Serah Terima Barang (BAST) dan bantuan tidak boleh diperjualbelikan ataupun berpindah tangan,  apabila bantuan dipergunakan tidak sesuai dengan peruntukannya maka menjadi tanggung jawab penerima kelompok tani.

Dalam penjelasannya Bapak Hotman Sianturi Fungsi Kelompoktani sesuai Permentan Nomor 82/Permentan/OT.140/8/2013 Tentang Pedoman Pembinaan Kelompoktani Dan Gabungan Kelompoktani adalah :

  1. Kelas Belajar: Kelompoktani merupakan wadah belajar mengajar bagi anggota guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap agar tumbuh dan berkembang menjadi usahatani yang mandiri sehingga dapat meningkatkan produktivitas, pendapatan serta kehidupan yang lebih baik.
    1. Wahana Kerjasama: Kelompoktani merupakan tempat untuk memperkuat kerjasama baik di antara sesama petani dalam poktan dan antar poktan maupun dengan pihak lain. Melalui kerjasama ini diharapkan usahatani lebih efisien dan lebih mampu menghadapi ancaman, tantangan, hambatan, gangguan serta lebih menguntungkan;
    1. Unit Produksi: Usahatani yang dilaksanakan oleh masing-masing anggota poktan secara keseluruhan harus dipandang sebagai satu kesatuan usaha yang dapat dikembangkan untuk mencapai skala ekonomis usaha, dengan menjaga kuantitas, kualitas maupun kontinuitas.

PT Sultan Aren Indonesia Bapak Ilham Sahputra menjelaskan bahwa aren merupakan tanaman asli Indonesia paling produktif di dunia dan tanaman dengan fotosintesa terbaik yang pernah ada. Tanaman ini memiliki 65 jenis produk yang dihasilkan. Gula semut dan biomassa merupakan produk yang paling populer dan dicari di seluruh dunia. Beliau menyatakan bahwa aren ini unik bisa tumbuh di mana saja, dan jenis genjah ini tidak terlalu membutuhkan lahan yang luas dapat ditumpangsarikan  kebun aren genjah dengan tanaman durian dan kakao. Ilham mengatakan, dalam sehari rata-rata produksi nira tanaman aren berumur sekitar 6 tahun bisa mencapai 5 hingga 6 liter per batang tanaman aren. Nira yang dihasilkan diolah menjadi beragam produk seperti gula aren padat, gula aren cair, air nira segar dalam kemasan, dan gula semut.