Pendataan perizinan berusaha perkebunan Sumatera Usaha 2022

Industri kelapa sawit di Indonesia merupakan salah satu industri strategis karena lebih dari 16,4 juta orang hidup dan bekerja di industri tersebut. Selain itu, industri ini juga merupakan penghasil eskpor terbesar terutama di Sumatera Utara. Oleh karena itu, sebagai bagian dari peningkatan tata kelola industri sawit sumatera utara kepala dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara Ir. Lies Handayani Siregar, M.MA  meminta untuk dilakukan penataan terhadap tata kelola kelapa sawit di sumatera utara guna Optimalisasi Pendapatan Negara/daerah dari Sektor Perkebunan Kelapa Sawit di Sumatera Utara.

“Sebagai bagian dari peningkatan tata kelola industri sawit Kepala Dinas Perkebunan memerintahkan untuk dilakukan audit terhadap tata kelola yang berjalan saat ini. Pemerintah juga terus mengambil berbagai langkah untuk dapat mencapai target dari sisi hulu hingga hilir,” imbuh beliau pada acara Pendataan  perizinan pekebun kelapa sawit perkebunan Sumatera Utara yang dilaksanakan di Hotel Hermes lantai 10 jalan pemuda no 22. Medan pada Selasa -Rabu , 9-10 Agustus 2022.

Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dan dibuka langsung oleh kepala dinas perkebunan provinsi sumatera utara dan dihadiri oleh kepala dinas petanian kabupaten yang merupakan sentral penghasil kelapa sawit di Sumatera Utara seperti Kabupaten Asahan, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara, Deli Serdang, Simalungun dan Tapanuli Selatan dan lain-lainnya.

Hadir sebagai narasumber dari Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi bapak Muhammad Jannathan dengan materi pencegahan korupsi dan optimalisasi pendapatan negara/daerah dari sector perkebunan kelapa sawit sedangkan narasumber dari BPKP Sumatera Utara bapak Ibrizal, Ak dengan materi Audit Tujuan Tertentu  Atas Tata Kelola Industri Kelapa Sawit dan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perjinan Terpadu Provsu bapak Yoyon Haryono dengan materi Perizinan Berusaha Berbasis RisikoMelalui Sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) dan trakhir hadir dari Direktorat Jenderal Perkebunan yaitu bapak Prasetyo Jati, SP, M,Si dengan materi Sosialisasi  PERMENTAN 98/2013 dan PERMENTAN 45/2019

Ir. Zulkifli Annor Hasibuan, M.Agr  sebelum menutup acara menyampaikan pemerintah terutama dinas dinas perkebunan terus berupaya semaksimal mungkin melakukan pendataan lahan kepala sawit baik milik masyarakat maupun milik perusahaan  Hal ini akan membantu melengkapi data dan informasi, sehingga pembuatan kebijakan menjadi lebih akurat.

.