Bimbingan Teknis/Sosialisasi Kegiatan Peningkatan SDM Petani Melalui Peremajaan Kopi Di Desa Wisata

Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan yang berperan penting bagi perekonomian Indonesia yaitu sebagai penghasil devisa negara, penyedia lapangan kerja, memelihara konservasi lingkungan, sumber bahan baku industri makanan dan minuman serta sumber pendapatan petani. Kopi saat ini sudah menjadi kebutuhan dan minuman wajib bagi sebagian orang. Bisa dikatakan tidak lagi menjadi gaya hidup, tapi sudah menjadi kebutuhan hidup. Bahkan beberapa wilayah di Indonesia sudah menjamur tempat-tempat ngopi dengan standar fasilitas dan pelayananan konsumen yang berbeda-beda.

        Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara melalui dana APBD Provinsi Sumatera Utara melaksanakan Bimbingan teknis/sosialisasi kegiatan Peningkatan SDM Petani Melalui Peremajaan Kopi di Desa Wisata Kabupaten Mandailing Natal dan Samosir. Potensi desa wisata di kedua kabupaten ini dipadukan dengan tanaman kopi. Agrowisata kopi sangat menarik. Nilai tambah kopi dapat ditempuh melalui pengembangan dari hulu sampai ke hilir. Konsumen lokal maupun wisatawan dapat menjadikan kawasan agrowisata sebagai panggung transaksi kopi. Dengan latar belakang alam pegunungan yang indah dan sejuk, memanfaatkan keunikan wilayah sebagai keunggulan kompetitif diperkaya dengan fasilitas agroindustrial hulu-hilir kopi dan sarana pemasaran produk yang memadai. Menggabungkan unsur ekonomi, ekologi dan edukasi secara proporsional Kegiatan ini akan dibarengi dengan bantuan benih kopi, pupuk organik dan lamtoro.

          Tujuan pelaksanaan kegiatan ini selain untuk peningkatan SDM petani kopi dalam budidaya tanaman kopi yang baik dan benar juga memberikan informasi dan pemahaman kepada stakholders terkait tentang budidaya tanaman kopi. Pelaksanaan Bimbingan Teknis/Sosialisasi di Kabupaten Mandailing Natal pada tanggal 25 Agustus 2022 bertempat di Desa Simpang Banyak Julu Kecamatan Ulu Pungkut 40 orang peserta yang terdiri dari Kelompok Tani Bersama Desa Simpang Banyak Julu 35 orang, Petugas Kabupaten/Penyuluh Pertanian sebanyak 5 orang. Dalam kegiatan tersebut sebagai Narasumber adalah Kepala Bidang Produksi dan Pengembangan Dinas Perkebunan Ir. Sugih Prihatin. M.Si dengan materi Penjelasan Teknis Pelaksanaan Kegiatan. Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal Abdul Muin, SP dengan materi Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal terkait Desa Wisata Kopi. Tovan Marhennata, SP. Agronomist Starbucks Farmer Support Center dengan materi Pembenihan dan Budidaya Tanaman Kopi Arabika dan Safaruddin Lubis, Pegiat Kopi Mandailing Natal dengan Materi Succes Story (Kisah sukses bertanam kopi).

          Pelaksanaan Bimtek di Kabupaten Samosir pada tanggal 1 September 2022 bertempat di Desa Singkam Kecamatan Sianjurmula-mula diikuti oleh 60 peserta dari KT Wanita Toho, KT Wanita Nauli, KT Kasih dan KT Maduma . Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Desa Singkam dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir Dr. Tumiur Gultom, SP, MP dengan memberi  materi Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Samosir terkait Peremajaan Kopi di Desa Wisata. Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara diwakilkan oleh Lismawati S.Pt. M.Si menyampaikan dukungan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara Ir. Lies Handayani Siregar. M.MA terhadap kegiatan Peremajaan Kopi di Desa Wisata. Turut hadir bersama dalam kegiatan Bimtek ini adalah Pemilik Kopi Pardosir Marulam Sinaga untuk berbagi cerita jatuh bangun dalam membangun bisnis kopi.

          Dalam pelaksanaan Bimbingan Teknis Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara mengingatkan kembali kepada kelompok tani agar dalam proses distribusi bantuan dimohonkan kerjasamanya supaya kegiatan distribusi dapat berjalan lancar. Bantuan benih kopi arabika yang akan didistribusikan merupak benih yang legitim berasal dari sumber benih yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan disertifikasi dan berlabel melalui proses pemeriksaan oleh Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan. Bantuan yang diberikan harus dipergunakan sesuai untuk peruntukannya tidak boleh berpindah tangan atau dijual