Bimbingan Teknis/Sosialisasi Kegiatan Peningkatan SDM Petani Kopi Mendukung Agroforestry

Agroforestry (Wana Tani) adalah manajemen pemanfaatan lahan secara optimal dan lestari, dengan cara mengkombinasikan kegiatan kehutanan dan pertanian pada unit pengolahan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat, sistem budidaya tanaman kehutanan yang dilakukan bersama dengan tanaman pertanian/peternakan.  Keterbatasan lahan pertanian mendorong masyarakat/ petani membuka lahan baru di kawasan hutan, dengan cara menebang dan membongkar tanaman hutan serta membakar sisa-sisa tanaman dan semak belukar, akibatnya lahan menjadi kritis. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui penerapan sistem agroforestry berbasis kopi.

        Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara melalui dana APBD Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Peningkatan SDM Petani Kopi Mendukung Agroforestry. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini selain untuk peningkatan SDM petani kopi dalam budidaya tanaman kopi yang baik dan benar juga agar produksi dan produktivitas tanaman kopi di Kabupaten Mandailing Natal meningkat dengan memanfaatkan lahan hutan, memberikan informasi dan pemahaman kepada stakholders terkait tentang budidaya tanaman kopi di kawasan agroforestry. Kegiatan ini dibarengi dengan bantuan benih kopi arabika varietas Sigararutang dan pupuk organik.

        Pelaksanaan Bimbingan Teknis/Sosialisasi pada tanggal 24 Agustus 2022 bertempat di Desa Simpang Tolang Julu Kecamatan Kotanopan dihadiri oleh Kepala Desa Simpang Tolang Julu Kecamatan Kotanopan. Bimbingan Teknis/Sosialisasi diikuti oleh 50 orang peserta yang terdiri dari Kelompok Tani Rumbuk Desa Batahan, Kelompok Tani Kembang Desa Simpang Tolang Julu Kecamatan Kotanopan dan Petugas Kabupaten/Penyuluh Pertanian. Dalam kegiatan tersebut sebagai Narasumber adalah Penyuluh Pertanian Lismawati, S.Pt. M.Si dari Dinas Perkebunan Provinsi  Sumatera Utara dengan materi Penjelasan Teknis Pelaksanaan Kegiatan. Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal Abdul Muin, SP dengan materi Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal terkait Agroforestry. Tovan Marhennata, SP. Agronomist Starbucks Farmer Support Center dengan materi Pembenihan dan Budidaya Tanaman Kopi Arabika dan Safaruddin Lubis, Pegiat Kopi Mandailing Natal dengan Materi Succes Story (Kisah sukses bertanam kopi).

          Dalam pelaksanaan Bimbingan Teknis Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara mengingatkan kembali kepada kelompok tani agar dalam proses distribusi bantuan dimohonkan kerjasamanya supaya kegiatan distribusi dapat berjalan lancar. Bantuan benih kopi arabika yang akan didistribusikan merupak benih yang legitim berasal dari sumber benih yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan disertifikasi dan berlabel melalui proses pemeriksaan oleh Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan. Kelompok tani yang sudah terdaftar dalam simluhtan wajib untuk mengupdate data anggota kelompok. Bantuan yang diberikan harus dipergunakan sesuai untuk peruntukannya tidak boleh berpindah tangan atau dijual

          Abdul Muin menjelaskan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sepenuhnya mendukung seluruh program kegiatan yang ada di Lingkup pemerintahan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khusunya petani/pekebun. Faktor pendukung pemerintah dalam mendukung perkopian juga tidak terlepas dari peran kelembagaan, kesadaran masyarakat petani, ketersediaan lahan serta pengembangan teknologi pertanian yang maju.

Artikel ini disediakan oleh penulis lepas independen dari https://slotogate.com/sv/.