Persiapan Gerakan Tanam Kopi (GERTAK) 2022

Provinsi Sumatera Utara memiliki luas areal kopi arabika sebesar 77.834 hektar dan kopi robusta sebesar 17.643 hektar yang tersebar di beberapa Kabupaten antara lain Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Toba Samosir, Simalungun, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan dan Samosir. Semua area tersebuat merupakan perkebunan rakyat yang harus ditingkatkan produksi dan produktivitasnya karena menyangkut peningkatan kesejahteraan petani dan peran dari pemerintah sangat banyak membantu petani kopi.

Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalm rangka Mewujudkan Kopi Indonesia yang Tangguh, Berdaya Saing dan Berkelanjutan, melaksanakan Gerakan Tanam Kopi (GERTAK) Tahun 2022. Rapat koordinasi pada tanggal 14 januari 2022 yang dilaksanakan secara online  melalui zoom meeting Sumatera Utara akan hadir dalam acara GERTAK 2022 kemudian pada rapat tindaklanjut tanggal 20 Januari 2022 juga melalui zoom meeting Dinas Perkebunan menetapkan lokasi Gerakan Tanam Kopi Tahun 2022 di Desa Purba Tonga Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun yang merupakan salah satu kabupaten penerima bantuan hibah kegiatan kopi Tahun 2022. 

Gubernur Sumatera Utara melalui Dinas Perkebunan pada Tahun 2022 akan mengalokasikan bantuan hibah untuk beberaapa kegiatan antara lain Bantuan Benih Kopi Mendukung Agroforestry, Optimasi Tanaman Kopi, Optimasi Tanaman Kopi Mendukung Sistem Pertanian Terintegrasi (Sitantri) dan Peremajaan Kopi di Desa Wisata dengan total bantuan benih kopi arabika sebesar 170.000 batang untuk 170 hektar areal pertanaman kopi. Bantuan ini dialokasikan ke Kabupaten Mandailing Natal, Simalungun, Tapanuli Utara, Dairi dan Samosir. Harapannya bantuan benih kopi dan sarana produksi lainnya  dapat mendorong petani kopi untuk meningkatkan produktivitas, kuantitas serta kualitas kopi, sesuai dengan permintaan pasar yang akhirnya kesejahteraan petani kopi akan meningkat. 

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara Ibu Ir. Lies Handayani Siregar, M.MA dalam arahannya mengharapkan GERTAK Tahun 2022 dapat dipersiapkan dengan baik agar dampak peningkatan ekonomi dirasakan oleh petani kopi kita. Kegiatan ini mengundang Gubernur/Wakil Gubernur atau yang mewakili serta Bupati/Wakil Bupati atau yang mewakili beserta pejabat lainnya.