Kementrian Investasi Melakukan Kunjungan Ke Dinas Perkebunan Sumut

Dalam rangka mendorong pengembangan industry yang mampu menciptakan nilai tambah (hilirisasi sumber daya alam) dan sesuai fungsi kementrian investasi/ BKPM dalam perencanaan dan pembuatan peta penanaman modal nasional, Direktorat Perencanaan industry manufaktur bermaksud menusun kajian pengembangan investasi bioplastic dari limbah tandan kosong kelapa sawit.

Kunjungan dari Kementrian Investasi ini dilakukan pada hari senin pada tanggal 06 September 2021 berlangsung di Aula kepala dinas perkebunan provinsi sumatera Utara dan langsung di disambut oleh Ir. Lies handayani Siregar, M.MA selaku kepala dinas perkebunan provinsi Sumatera Utara dan didampingi oleh Kepala bidang Pengolahan dan Pemasaran Ir. Zulkifli Annoor Hasibuan M.Agr.

Diskusi Kajian dalam rangka pengembangan investasi bioplastic dari limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dengan sasaran kajian tersusunya kajian pengembangan investasi bioplastic dari Limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebagai pedoman bagi calon investor dan para pemangku kepentingan dalam menentukan arah kebijakan dan strategi investasi industry hilirisasi sawit di masa mendatang.

Tujuan utama dari kajian ini untuk mengidentifikasi peluang investasi pengembngan bioplastic dari limbah tandan kosong kelapa sawit, Memetakan rencana pengembangan, tantangan dan hambatan investasi di bidang industry bioplastic Indonesia dan merumuskan usulan rekomendasi kebijakan dalam rangka penanganan limbah sawit dan pengembangan investasi di bidang industry bioplastic.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara yaitu ibu Lies Handayani Siregar, M.MA menyambut baik atasa kegiatan kajian diskusi ini dan berharap dengan tersusunya Kajian Pengembangan Investasi Bioplastik dari Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) menjadi pedoman bagi calon investor dan para pemangku kepentingan dalam menentukan arah kebijakan dan strategi investasi industry hilirisasi sawit di masa mendatang dimana Sumatera Utara merupakan penghasil sawit terbesar no 3 di Indonesia dengan luas 1.630.744 H pada tahun 2020.