SL-PHT TANAMAN KAKAO DI KABUPATEN LANGKAT

Penurunan kuantitas dan kualitas buah kakao diakibatkan oleh beberapa Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) penting diantaranya Penggerek Buah Kakao (PBK) Conopomorpha cramerella , Kepik penghisap buah Helopeltis sp dan penyakit Busuk Buah Kakao yang disebabkan oleh Jamur Phytoptora palmivora.  Mengingat keterbatasan kemampuan SDM petani dalam pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) khususnya tanaman perkebunan, maka cara pendekatan yang digunakan adalah melaksanakan pelatihan melalui Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT).

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengembangkan kemampuan SDM dalam menerapkan prinsip pengendalian hama terpadu, menumbuhkembangkan motivasi petani untuk menjadi petani mandiri yang mampu menjadi manager dikebunnya sendiri. Sasaran kegiatan adalah peningkatan kuantitas dan kualitas tanaman kakao rakyat dan menumbuhkan tingkat kesadaran petani akan pentingnya kerja sama dan komunikasi dalam pengendalian OPT dan meningkatkan produksi.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan 16 kali pertemuan dimulai pada tanggal 3 Juni 2021  sampai dengan selesai yang dilaksanakan seminggu sekali bertepatan di Desa Air Hitam Kecamatan Gebang Kelompok Tani Sederhana dan Desa Sangga Lima Kecamatan Gebang Kelompok Tani Lestari Kabupaten Langkat yang dihadiri oleh petugas Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara yaitu kepala seksi penataan sumber daya  beserta staff dan petugas kabupaten yang membidangi perkebunan. Jumlah peserta sebanyak 20 orang per kelompok tani, pemandu lapang sebanyak 2 orang yaitu Kepala UPPT BBP2TP Kabupaten Langkat (Syahri Alam Samosir, SP) & Petugas UPPT BBP2TP Kabupaten Langkat (Ahmad Suparno, SP) dan Petugas Kabupaten (Sri Mardiyati, SP).