Rapat Koordinasi FOKSBI Sumut tindakLanjutan Internalisasi RAP KSB Sumut dalam RPJMD Sumut Tahun 2019-2023

Medan, 15/02 – Sehubungan dengan telah disahkannya Rencana Aksi Provinsi Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAP KSB) Provinsi SumateraUtara melalui Peraturan Gubernur Nomor 14 Tahun 2020 pada Mei 2020 tentang Rencana Aksi Provinsi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2020 2024, diperlukan kolaborasi segenap multipihak dalampelaksanaannya. Dalam hal ini internalisasi RAP KSB ke dalam anggaran belanja pemerintah daerah (APBD) menjadi tonggak penting bagi momentum pelaksanaan RAP KSB Provinsi Sumatera Utara oleh OPD terkait Hal tersebut sejalan dengan Bab I Pasal 2 agar Rencana Aksi Provinsi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Provinsi Sumatera Utara bisa dilaksanakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing dan dimasukkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumatera Utara 2019-2023. Selain itu pada Bab IV Pembiayaan disebutkan bahwa biaya pelaksanaan RAP KSB bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah, dana atau sumber dana lain yang sah dan tidak mengkat sesuai peraturan perundang-undangan.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, pada tanggal 22 Oktober 2020 telah dilakukan rapat pembahasan internalisasi RAPKSB Sumut ke dalam RPJMD Sumut Tahun 2019 – 2023 yang dihadiri oleh Dinas/OPD dan stakeholder terkait lainnya di Sumatera Utara. Namun dikarenakan banyaknya masukan dari pemangku kepentingan serta keterbatasan waktu rapat, pembahasan internalisasi RAP KSB Sumut belum rampung Berkenaan dengan hal tersebut, maka Forum kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FOKSBI Sumut) perlu mengadakan Rapat Koordinasi Lanjutan Internalisasi RAP KSB Sumut ke dalam RPJMD Sumut Tahun 2019-2023. Dalam hal ini rapat akan dikoordinasikan oleh Bappeda Provinsi Sumatera Utara dengan mengundang Dinas/OPD dan stakeholders terkait lainnya di Sumatera Utara, untuk memastikan proses internalisasi RAP KSB Sumut ke dalam RPJMD Sumut Tahun

2019-2023 dan pembiayaannya, serta selanjutnya penjabaran ke dalam RKPD tahunan masing-masing dinas/OPD terkait dapat dilaksanakan dengan selaras dan harmonis.

Tujuan Pertemuan dari pertemuan ini antara lain :

1. Melaporkan terbitnya Pergub No 14 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Provinsi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2020-2024.

2. Internalisasi Pergub No. 14 Tahun 2020 ke dalam RPJMD Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019-2023 dan Pembiayaannya,

3. Merumuskan rencana tindak lanjut berupa penjabaran kedalam RKPD Tahunan masing-masing dinas/OPD terkait di Sumatera Utara.

Dan diharapkan Keluaran dari pertemuan ini adalah  Terinformasinya penerbitan Pergub Nomor 14 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Provinsi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2020-2024, Adanya Internalisasi Pergub No. 14 Tahun 2020 ke dalam RPJMD Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019-2023 dan Pembiayaannya dan Rencana tindak lanjut berupa penjabaran kedalam RKPD Tahunan masing-masing dinas/OPD terkait di Sumatera Utara.

Pertemuan ini langsung dilaksanakan di Hotel JW Marriott Medan Jalan Putri Hijau No 10 Medan, serta melalui aplikasi Zoom pada hari Senin, tanggal 15 Februari 2020, Waktu 09.00 – 12.00 WIB. Pada pertemuan ini dihadiri oleh Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Perkebunan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Ditjen Perkebunan, Kementerian Pertanian, Direktur Sinkroninasi Urusan Pemerintahan Daerah 1, Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, Dinas/OPD Provinsi Sumatera Utara yang terlibat, GAPKI Sumut, Samade Sumut, PTPN I,II, III, dan IV juga tidak ketinggalan para tim ahli dari Foksbi sendiri