SOSIALISASI KEGIATAN BIMBINGAN TEKNOLOGI DAN FASILITASI BANTUAN BENIH UNGGUL KOPI TAHUN 2020 KABUPATEN SIMALUNGUN

Untuk memperoleh tanaman Kopi yang berkualitas salah satunya dengan . penggunaan benih yang berkualitas serta melakukan pembenihan yang benar. Karena pemilihan benih dan proses pembenihan akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan reproduksi dari tanaman di kemudian harinya.  Dalam rangka memotivasi petani untuk peningkatan kompetensi SDM dan peningkatan produksi dan produktivitas tanaman Kopi di Provinsi Sumatera Utara, Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara melaksanakan Kegiatan Bimbingan Teknologi dan Fasilitasi Bantuan Benih Unggul Kopi  di 4 Kabupaten di Provinsi Sumatera Utara.

Sosialisasi dilaksanakan pada 4 (empat)  kabupaten yaitu :

      1. Kabupaten Mandailing Natal  tanggal 04 Februari 2020 jumlah peserta 100 Orang

     .2. Kabupaten Tapanuli Utara tanggal 5 Februari  2020 jumlah peserta 100 orang

      3. Kabupaten Toba Samosir tanggal 6 Februari 2020 jumlah pesertan100 orang

      4. Kabupaten Simalungun tanggal 7 Februari 2020 jumlah peserta 100 orang

Adapun narasumber untuk setiap kabupaten mengenai Pembenihan dan Budidaya Tanaman Kopi yang diundang dari Sustainble Coffe Platform Indonesia (SCOPI) yaitu Bapak Victor Immanuel Tambun Saribu, beliau untuk Kabupaten Tapanuli Utara dan Toba Samosir. Untuk Kabupaten Mandailing Natal diundang dari Kepala UPPBP Perkebunan Kabupaten Mandailing Natal, dan untuk Kabupaten Simalungun Diundang dari Starbucks Farmer Support Center.

Sosialisasi di Kabupaten Simalungun dilaksanakan di Gereja GKPS  Siloting Kecamatan Raya yang diikuti 100 peserta, petugas kabupaten.. Pertemuan Sosialisasi dibuka oleh Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun, yaitu bapak Mangedar Saragih, SP. Beliau mengatakan bahwa pertemuan ini petani harus benar-benar mengikuti bagaimana cara budidaya kopi yang baik dan benar untuk dipergunakan pada tanaman kopi yang akan diterima dari UPT Perbenihan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara.

Pertemuan dilanjutkan dengan pemaparan dari Kepala UPT Perbenihan yaitu Bapat Ir. Zulkifli Annoor Hasibuan, M. Agr, dimana beliau menjelaskan bahwa kelompok tani ini sangat beruntung karena memperoleh bantuan benih unggul kopi, untuk itu harus benar-benar ditanam pada kelompok tani dan akan menandatangani Berita Acara pada masing-masing kelompok. Kelompok tani. 

Narasumber  yang diundang di Kabupaten Simalungun dari Starbucks Farmer Support Center, yaitu bapak Surip Mawardi, beliau menjelaskan tentang Budidaya tanaman kopi. Lahan pada tanaman kopi adalah 1.000 m dpl lebih, Bibit unggul kopi salah satunya adalah sigarar utang, Lubang Tanam 60 cm x 60 cm x 60 cm , Pohon Penaung atau pelindung yang digunakan adalah lamtoro (PG 79) Leucama diversifolia.. Fungsi Lamtoro PG 79 adalah untuk pertumbuhan tanaman kopi lebih bagus karena mengurangi cahaya matahari (60-70 %), Dapat menambah N2  dari udara untuk menyuburkan tanah, sumber kayu bakar,untuk makanan ternak , populasi tanaman adalah 2000 pohon/ ha, pemupukan juga harus dilakukan sebelum benih kopi di tanam harus terlebih dahulu dimasukkan pupuk  kompos sebanyak 5 kg per lubang tanam. Sosialisasi dilanjutkan dengan pemaparan dari Bapak Ir. Larmin Silalahi yang menjelaskan tentang Kelembagaan Petani, Dimana dalam Kelompok Tani harus benar-benar berfungsi agar agar kelompok tani dapat berhasil untuk meningkatkan kesejahteraan petani . Antara pengurus dan anggota harus saling membantu guna terlaksananya kegiatan yang ada di kelompok tani masing-masing..

Pin It on Pinterest