Pertemuan Fasilitasi Pemasaran Karet Melalui Penguatan Kelambagaan UPPB di Kabupaten Serdang Bedagai

Pelaksanaan Pertemuan Failitasi Pemasaran Karet Melalui Penguatan Kelembagaan UPPB Tahun Anggaran 2020,  dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara  yang dilaksanakan pada tanggal    12 Pebruari 2020 , Pukul : 09.00 WIB, bertempat Aula Kantor Dinas Pertanian  Kabupaten  Serdang Bedagai.

Pertemuan Fasilitasi Pemasaran Karet Melalui Penguatan Kelembagaan UPPB diikuti oleh 50 (lima puluh) orang peserta yang terdiri dari Petani Karet Kelompok Tani Usaha Tabun, Kelompok Tani  Bahagia, Kelompok Tani Makmur dan Kelompok Tani  Harapan Jaya,  Dinas Koperasi Kabupaten  Serdang Bedagai, Dinas Perindustrian  dan Perdagangan Kabupaten Serdang Bedagai.

Adapun tujuan pertemuan ini adalah :

  1. Mengajak pekebun untuk menghasilkan bokar yang bermutu baik
  2. Mendorong pekebun untuk melakukan optimalisasi kelembagaan pekebun
  3. Memberi kesempatan kepada pekebun atau produsen untuk melakukan kerjasama pemasaran dengan para industri atau pabrikan.
  4. Melakukan pengembangan jaringan pemasaran dengan para pemangku kepentingan lainnya
  5. Meningkatkan nilai tambah bagi pekebun dan memangkas rantai pasar yang cukup Panjang

Pertemuan ini diisi Narasumber sebagai berikut :

  1. Elvyrisma T, Nainggolan, S.TP. MP dari Direktorat Pengolahan dan Pemasaran  Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian, dengan Materi Pengembangan  Pengolahan dan Pemasaran  BOKAR Melalui UPPB
  2. Edy  Irwansyah dari GAPKINDO dengan Materi Pembinaan GAPKINDO  terhadap Petani  dalam Pola Kemitraan UPPB Dengan Pabrik Crumb Rubber
  3. Edi Surya, ST  dari Dinas Perindustrian Perdagangan  Provinsi Sumatera Utara  dengan Materi Implementasi  Peraturan Menteri  Perdagangabn RI  Nomor  53/M.DAG/PER/10/2009 tentang Pengawasan  Mutu Bahan Olah Komoditi Ekspor  Standar Indonesia  Rubber yang Diperdagangkan
  4. Dedy Iskandar, SP, MM, dari Dinas Pertanian Kabupaten Serdang Bedagai dengan materi Kebijakan Pemasaran Karet di Kabupaten Serdang Bedagai.

Paparan yang disampaikan Narasumber

  • Peningkatan Mutu Bokar melalui kegiatan BOKAR BERSIH  ( Bimbingan teknis untuk petani
  • Kemitraan merupakan bentuk yang ditempuh untuk mewujudkan pemberdayaan dan peningkatan nilai tambah bagi pekebun serta menjamin keberlanjutan usaha perkebunan.
  • Kemitraan usaha  melalui UPPB merupakan salah satu upaya mengefisienkan tata niaga pemasaran karet
  • Perlu regulasi terkait dengan pembelian bokar bersih oleh pabrik
  • Pentingnya kerjasama dari seluruh sentra komoditas karet untuk membuat payung hukum yang mendukung pelaksanaan Permentan No. 38 Tahun 2008 dan Permendag No 54 Tahun 2016
  • Pemanfaatan KUR  sub sector Perkebunan Rp. 20,37T, dengan usaha yang dibiayai antara lain :
  • Kegiatan ekonomi yang menghasilkan saprodi / input pertanian
  • Budidaya
  • Pasca panen, pengolahan dan pemasaran hasil pertanian
  • Kegiatan yang menyediakan jasa penunjang, seperti teknologi

Pin It on Pinterest