PERTEMUAN PELATIHAN PEKEBUN UNTUK PERSIAPAN PEREMAJAAN SAWIT RAKYAT DAN ISPO PETANI/PLASMA DI DINAS PERKEBUNAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN

PERTEMUAN PELATIHAN PEKEBUN UNTUK PERSIAPAN PEREMAJAAN SAWIT RAKYAT DAN ISPO PETANI/PLASMA DI DINAS PERKEBUNAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN

Pertemuan pelatihan pekebun untuk persiapan peremajaan sawit rakyat dan ISPO petani/plasma yang di buka oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang dilaksanakan tanggal 09 Oktober 2019 pukul : 09:00 wib di Aula Kantor Kepala Desa Asam Jawa Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu Selatan, dihadiri sebanyak 60 (enam puluh) orang dari kegiatan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, narasumber Bapak Setyawan dari Sekretariat Komisi ISPO Direktorat Jenderal Perkebunan, Ibu Hj. Asni,SP,M.SiKepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Bapak Henry Marpaung dari Praktisi Perkebunan.

PERTEMUAN PELATIHAN PEKEBUN UNTUK PERSIAPAN PEREMAJAAN SAWIT RAKYAT DAN ISPO PETANI/PLASMA DI DINAS PERKEBUNAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN

Adapun Materi yang dibahas pada pertemuan tersebut yaitu :

  • Tata Cara Pelaksanaan ISPO Petani/Plasma
  • Penguatan Kelembagaan Pekebun Kelapa Sawit Dalam Mendukung Persiapan ISPO Petani/Plasma.
  • Pelaksanaan peremajaan kelapa sawit rakyat di Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang bersumber dari dana BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit).

            Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Indonesia Sustainable Palm Oil) yang disingkat ISPO Adalah sistem usaha di bidang perkebunan kelapa sawit yang layak ekonomi, layak sosial, dan ramah lingkungan. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor :11/Permentan/OT.140/3/2015 Tentang Sistem Sertifikasi Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Indonesian Sustainable Palm Oil Certification System/ ISPO).

PERTEMUAN PELATIHAN PEKEBUN UNTUK PERSIAPAN PEREMAJAAN SAWIT RAKYAT DAN ISPO PETANI/PLASMA DI DINAS PERKEBUNAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN

Sertifikat ISPO adalah syarat mutlak dalam industri sawit berkelanjutan, dimana nantinya Tandan Buah Segar (TBS) hasil produksi pekebun swadaya dapat diserap oleh pabrik-pabrik kelapa sawit (PKS) milik perusahaan dan diolah menjadi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) yang dapat ditelusuri standar keberlanjutannya. Lahan yang bersertifikat (Legal) menjadi syarat bagi petani untuk memperoleh sertifikat ISPO. Oleh sebab itu, segala dukungan dana dari BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) bagi legalitas lahan tentunya mengarah pada percepatan ISPO, di Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Di akhir pertemuan panitia pelatihan memberikan lembar post test kepada setiap peserta yang bertujuan untuk mengetahui penilaian terkait materi yang telah disampaikan oleh Narasumber, diharapkan penyampaian materi dari narasumber dapat menambah pengetahuan dan peningkatan keterampilan kepada pekebun kelapa sawit yang telah dan akan melaksanakan Peremajaan Kelapa Sawt (PSR) di Kabupaten Labuhanbatu Selatan dalam persiapan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) Petani Pekebun di Provinsi Sumatera Utara.

Pin It on Pinterest