BIMBINGAN TEKNIS PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BUAH KAKAO (PBK) PADA DAERAH SENTRA PENGEMBANGAN KAKAO DAN PELATIHAN PETANI

BIMBINGAN TEKNIS PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BUAH KAKAO (PBK) PADA DAERAH SENTRA PENGEMBANGAN KAKAO DAN PELATIHAN PETANI KABUPATEN BATUBARA

Mengingat produksi kakao kualitas dan kuantitas masih sangat rendah akibat banyaknya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) pada tanaman kakao untuk itu perlu dilakukan sosialisasi pengendalian hama penggerek buah kakao kepada petani. Tujuan dilakukan kegiatan ini adalah untuk memberikan bekal pengetahuan dan motivasi kepada petani kakao agar mereka tau dan mampu dalam pengelolaan dan pemeliharaan kebunnya masing-masing. Sasarannya yaitu peningkatan kuantitas dan kualitas kakao rakyat dan meningkatkan kesadaran petani akan pentingnya kerja sama dan komunikasi dalam pengendalian OPT.


BIMBINGAN TEKNIS PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BUAH KAKAO (PBK) PADA DAERAH SENTRA PENGEMBANGAN KAKAO DAN PELATIHAN PETANI KABUPATEN BATUBARA

Pelaksanaan kegiatan dilakukan di empat kabupaten yaitu kabupaten Deli Serdang, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal dan Batu Bara. Bimbingan teknis (bimtek) pengendalian hama penggerek buah kakao di kabupaten Deli Serdang dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2019 bertempat di desa Mandiangin Kecamatan Biru-Biru yang terdiri dari kelompok tani Mari Ersada. Pertemuan bimtek tersebut dibuka oleh Kasi Perlindungan dan Tanaman Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang dan pengarahan dari Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara oleh Kasi Pengamatan dan Pengendalian OPT serta narasumber bimtek dari Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perbenihan (BBP2TP) Medan.

BIMBINGAN TEKNIS PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BUAH KAKAO (PBK) PADA DAERAH SENTRA PENGEMBANGAN KAKAO DAN PELATIHAN PETANI KABUPATEN DELI SERDANG

Pelaksanaan bimtek pengendalian hama penggerek buah kakao di kabupaten Tapanuli Selatan dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2019 bertempat di desa Aek Kuncim Kecamatan Tanah Tombangan yang terdiri dari kelompok tani Sahabat, KWT Indah Sejahtera dan Maju Bersatu. Pertemuan bimtek tersebut dibuka oleh Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan dan pengarahan dari Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara oleh Kasi Pengamatan dan Pengendalian OPT serta narasumber bimtek dari Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perbenihan (BBP2TP) Medan.

BIMBINGAN TEKNIS PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BUAH KAKAO (PBK) PADA DAERAH SENTRA PENGEMBANGAN KAKAO DAN PELATIHAN PETANI KABUPATEN DELI SERDANG

Pelaksanaan bimtek pengendalian hama penggerek buah kakao di kabupaten Mandailing Natal dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus 2019 bertempat di desa Lumban Dolok Kecamatan Siabu yang terdiri dari kelompok tani Sentosa Makmur, Maju Bersama, Seroja dan Tormanunggal. Pertemuan bimtek tersebut dibuka oleh Kasi Produksi dan Perbenihan Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal dan pengarahan dari Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara oleh Kasi Pengamatan dan Pengendalian OPT serta narasumber bimtek dari Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perbenihan (BBP2TP) Medan.

BIMBINGAN TEKNIS PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BUAH KAKAO (PBK) PADA DAERAH SENTRA PENGEMBANGAN KAKAO DAN PELATIHAN PETANI KABUPATEN MADINA

Pelaksanaan bimtek pengendalian hama penggerek buah kakao di kabupaten Batubara dilaksanakan pada tanggal 19 September 2019 bertempat di desa Karang Baru Kecamatan Tanah Datar yang terdiri dari kelompok tani Kampung Pinggir dan Makmur. Pertemuan bimtek tersebut dibuka oleh (….Rina Sirait…) Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Batubara dan pengarahan dari Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara oleh Kasi Pengamatan dan Pengendalian OPT serta narasumber bimtek dari Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perbenihan (BBP2TP) Medan.

BIMBINGAN TEKNIS PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BUAH KAKAO (PBK) PADA DAERAH SENTRA PENGEMBANGAN KAKAO DAN PELATIHAN PETANI KABUPATEN MADINA

Materi yang disampaikan pada tiap-tiap pertemuan bimtek di kabupaten pada dasarnya adalah tentang bagaimana cara pengendalian hama penggerek buah kakao dan dinamika kelompok. Jumlah peserta sebanyak 85 orang tiap-tiap kabupaten. Bantuan yang diberikan diantaranya knapsack sprayer, sepatu boats dan baju lapang untuk setiap peserta.

Pin It on Pinterest