BIMBINGAN TEKNIS PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BUAH KOPI (PBKo) PADA DAERAH SENTRA PENGEMBANGAN KOPI DAN PELATIHAN PETANI

Produksi kopi ditinjau dari kualitas dan kuantitas masih sangat rendah, hal ini diakibatkan banyaknya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) pada tanaman kopi, khususnya Penggerek Buah Kopi (PBKo) yang disebabkan oleh serangga Hypothenemus hampai untuk itu perlu dilakukan bimbingan teknis pengendalian hama penggerek buah kopi kepada petani.

Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan teknik pengamatan dan pengendalian hama PBKo secara khusus, dan pengendalian hama penyakit pada tanaman kopi secara umum serta memberikan motivasi kepada petani agar mereka mau, tau dan mampu dalam melakukan pengelolaan yang tepat di kebunnya masing-masing.

Sasarannya adalah peningkatan kuantitas dan kualitas kopi rakyat dan meningkatkan kesadaran petani akan pentingnya kerja sama dan komunikasi dalam pengendalian OPT.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan di lima kabupaten yaitu Humbang Hasundutan, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Simalungun dan Karo. Bimbingan teknis (bimtek) pengendalian hama penggerek buah kopi di Kabupaten Humbang Hasundutan dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2019 bertempat di desa Pakkat Kecamatan Dolok Sanggul yang terdiri dari kelompok tani Saroha, Sarihon, Melati, Lamtama, Rap Manarihon, Semangat Tani, Aek Nabara, Elim, Nunut, Lilin Bersinar, Sosorgadong Nauli dan Triwira. Pertemuan bimtek tersebut dibuka oleh Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Humbang Hasundutan dan pengarahan dari Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara oleh Kasi Pengamatan dan Pengendalian OPT serta narasumber bimtek dari Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perbenihan (BBP2TP) Medan.

Bimtek pengendalian hama penggerek buah kopi di Kabupaten Tapanuli Selatan dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2019 bertempat di desa Marsada Kecamatan Sipirok yang terdiri dari kelompok tani Saroha dan Rap Mahita. Pertemuan bimtek ini dibuka oleh Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan dan pengarahan dari Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara oleh Kasi Pengamatan dan Pengendalian OPT serta narasumber bimtek dari Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perbenihan (BBP2TP) Medan.

Pelaksanaan bimtek pengendalian hama penggerek buah kopi di Kabupaten Mandailing Natal dilaksanakan pada tanggal 12 September 2019 bertempat di desa Habincaran Kecamatan Ulu Pungkut yang dihadiri oleh kelompok tani Aek Jarung I dan Harapan I. Pertemuan bimtek ini dibuka oleh Kasi Produksi dan Perbenihan Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal dan pengarahan dari Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara oleh Kasi Pengamatan dan Pengendalian OPT serta narasumber bimtek dari Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perbenihan (BBP2TP) Medan.

Pelaksanaan bimtek pengendalian hama penggerek buah kopi di Kabupaten Simalungun dilaksanakan pada tanggal 19 September 2019 bertempat di Desa Sondi Raya Pematang Raya Kecamatan Raya yang terdiri dari kelompok tani Tongonma I, Tongonma II dan Juma Baru. Pertemuan bimtek ini dibuka oleh Kasi Produksi dan Perlindungan Perkebuanan Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun dan pengarahan dari Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara oleh Kasi Pengamatan dan Pengendalian OPT serta narasumber bimtek dari Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perbenihan (BBP2TP) Medan.

Pelaksanaan bimtek pengendalian hama penggerek buah kopi di Kabupaten Karo dilaksanakan pada tanggal 27 September 2019 bertempat di desa Mulawari, jalan besar Kabanjahe Merek Kecamatan Tigapana yang terdiri dari kelompok tani Juma Tampe-Tampe, Maju Jaya I, Juma Jabi-Jabi, Maju Jaya II, Juma Linting dan Sikeleng-kelengen. Pertemuan bimtek ini dibuka oleh Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Karo dan pengarahan dari Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara oleh Kasi Pengamatan dan Pengendalian OPT serta narasumber bimtek dari Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perbenihan (BBP2TP) Medan.

Materi yang disampaikan pada tiap-tiap pertemuan bimtek di kabupaten pada dasarnya adalah tentang bagaimana cara pengendalian hama penggerek buah kopi dan dinamika kelompok. Jumlah peserta sebanyak 60 orang tiap-tiap kabupaten. Bantuan yang diberikan diantaranya knapsack sprayer 1 unit per peserta bimtek, jamur Beauveria bassiana 4 kotak per peserta bimtek.

Pin It on Pinterest