SEKOLAH LAPANG PENGENDALIAN HAMA TERPADU (SL-PHT) KOMODITI KOPI DI KABUPATEN TOBA SAMOSIR TAHUN ANGGARAN 2019

Penurunan kuantitas dan kualitas buah kopi diakibatkan oleh beberapa OPT penting diantaranya Penggerek Buah Kopi (PBKo) Hypothenemus hampai dan penyakit Karat Daun Kopi yang disebabkan oleh Jamur Hemeleia vastatrix.  Mengingat keterbatasan kemampuan SDM petani dalam pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) khususnya tanaman perkebunan, maka cara pendekatan yang digunakan adalah melaksanakan pelatihan melalui Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT).

Tujuan dilaksanakannnya kegiatan ini adalah untuk mengembangkan kemampuan SDM dalam menerapkan prinsip pengendalian hama terpadu, mengembangkan keterampilan petani untuk merencanakan, mempersiapkan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan yang berkaitan dengan budidaya tanaman serta mengembangkan kemampuan dan menumbuhkan motivasi petani untuk menjadi petani mandiri yang mampu menganalisa, mendiskusikan, memutuskan hal yang harus di tindak lanjuti sehingga menjadi manager dikebunnya sendiri. Dalam pelaksanaan SL-PHT ini sasarannya adalah peningkatan kuantitas dan kualitas kopi rakyat dan menumbuhkan tingkat kesadaran petani akan pentingnya kerja sama dan komunikasi dalam pengendalian OPT.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan 16 kali pertemuan dimulai pada tanggal 6 Agustus 2019 sampai dengan selesai yang dilaksanakan seminggu sekali bertepatan di desa Jangga Dolok Kecamatan Lumban Julu Kabupaten Toba Samosir pada Kelompok Tani Dostahi yang dihadiri oleh petugas Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara yaitu kepala seksi penataan sumber daya (Safitri Mildawani, SP) beserta staff dan petugas kabupaten Kabid Perkebunan (Frisda Napitupulu, SP) beserta staff. Jumlah peserta sebanyak 25 orang, pemandu lapang sebanyak 2 orang yaitu Staff UPPT Kab. Deli Serdang (Antonius Joko Triatmo, SP) dan Kepala UPPT Perkebunan Tapanuli Selatan (Sutarno).

Lokasi kedua juga dilakukan 16 kali pertemuan yang dilaksanakan keesokan harinya pada tanggal 7 Agustus 2019 di Desa Motung Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba Samosir Kelompok Tani Tunas Mulia dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Kegiatan ini dipandu oleh pemandu lapang Lapang sebanyak 2 orang yaitu Staff UPPT Kab. Deli Serdang (Antonius Joko Triatmo, SP) dan Kepala UPPT Perkebunan Tapanuli Selatan (Sutarno).

Adapun bantuan yang diberikan adalah merupakan bahan dan alat pendukung kegiatan SL-PHT antara lain dandang besar sebanyak 4 buah, knapsack sprayer 50 buah, ember besar 4 buah, triplek 2 buah, teal penjemur 2 unit, plat seng 2 buah, pupuk organik 200 kg, jamur Beauveria 100 botol, gunting pangkas 50 unit, sarung tangan 50 pasang, tabung gas 2 unit, kompor gas 2 unit, jagung 50 kg, starter Trichoderma 100 kg, plastik kaca 4 kg, dedak 200 kg, cangkul 50 unit, parang 50 unit dan pupuk NPK 100 kg.

Pin It on Pinterest