Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara TA. 2018 Hotel Soechi, 27 Nopember 2018

Berdasarakan Laporan Panitia Penyelenggara (Junaidi, SE) bahwasanya kegiatan ini dihadiri oleh 30 orang peserta yang terdiri dari para Pejabat Eselon III dan IV serta Staf Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara, Hadir sebagai Narasumber Kegiatan ini adalah Bapak Jumadi Selian dari BPKP Provinsi Sumatera Utara dan Bapak Suryono dari Inspektorat Provinsi Sumatera Utara.

Jalannya Kegiatan :

  • Kegiatan di buka oleh Sekretaris Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara (Ir. Nazli, M.MA) bertindak mewakili Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara. Dalam sambutannya Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara menyampaikan beberapa hal penting diantaranya adalah :
  1. Tuntutan terhadap kinerja penyelenggara pemerintahan di era reformasi menginginkan terwujutnya pemerintahan yang bersih (clean government) dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Ukuran keberhasilan pengawasan pada hakekatnya bisa dilihat dari dua sudut pandang yakni Sudut pendang pertama menyatakan bahwa pengawasan dikatakan berhasil kalau ia berhasil melakukan pemberantasan pratik korupsi, sementara sudut pandang kedua lebih melihat berhasil tidaknya pengawasan dari besarnya temuan yang dihasilkan.
  2. Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) merupakan penyempurnaan dari pengawasan melekat (Waskat). Waskat  pendekatannya melalui pengawasan atasan langsung sesuai dengan Instruksi Presiden No. 15 Tahun 1983 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengawasan dan  Instruksi Presiden No. 1 Tahun 1989 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengawasan Melekat, Keputusan Menteri  PAN No. 30 Tahun 1984 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengawasan Melekat yang diperbaharui dengan Keputusan Menteri PAN No. KEP/46/M.PAN/2004, Unsur-unsur Waskat adalah Pengorganisasian, Personil, Kebijakan, Perencanaan, Prosedur, Pencatatan, Pelaporan dan Reviu intern, sedangkan SPIP pendekatannya melalui Lingkungan Pengendalian, Penilaian Resiko, Kegiatan Pengendalian, Informasi dan Komunikasi serta Pemantauan Pengendalian Intern.
  3. Beliau menghimbau Tim Satlak SPIP Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara lebih fokus dalam menggapai target SPIP sesuai arahan Bapak Presiden Republik Indonesi bahwa SPIP di Indonesia harus minimal mencapai level 3 dengan lebih menguatkan kerja sama dengan BPKP dan Inspektorat dalam memenuhi segala berkas dan ketentuan untuk mencapai level 3 yang diharapkan.