Menerima Kunjungan Kerja Dinas Pertanian Kabupaten Subang

Berkaitan dengan pelaksanaan Program Peningkatan Kualitas Bahan Baku pada pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) Tahun Anggaran 2019, Dinas Perkebunan ProvinsI Sumatera Utara pada tanggal 30 Juli 2019 telah menerima kunjungan kerja dari Dinas Pertanian Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat. Tim yang berkunjung berjumlah 20 (dua puluh) orang yang terdiri dari Dinas Pertanian Kabupaten Subang, BP4D, APTI dan petani tembakau dan rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang Bapak Ir. Djadja Rohadamadja.

                Kunjungan diterima oleh Sekretaris Dinas Perkebunan, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran serta Ketua APTI Provinsi Sumatera Utara. Pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa potensi tembakau rakyat di Sumatera Utara seluas +1.700 hektar dengan produksi +1.400 ton dimana jenis yang dibudidayakan adalah jenis tembakau virginia dan tembakau burley. Kabupaten utama penghasil tembakau adalah Karo, Simalungun, Dairi, Tapanuli Utara dan Humbang Hasundutan. Kegiatan pengelolaan tembakau pada Tahun Anggaran 2019 baik ditingkat on farm maupun off farm seluruhnya berasal dari dana DBH-CHT dimana alokasi tahun ini mencapai 1,5 Milyar. Kegiatan pengembangan tembakau difokuskan pada upaya peningkatan produksi melalui intensifikasi serta peningkatan mutu dan kualitas melalui kegiatan pelatihan panen dan pasca panen. Dengan begitu diharapkan petani dapat menjual hasil panennya ke pabrik rokok yang menjadi mitra dengan kualitas dan harga jual yang baik.

                Sebagai komoditas potensial, tembakau Sumatera Utara dihadapkan pada berbagai permasalahan diantaranya ketersediaan lahan yang semakin berkurang serta ketersediaan benih unggul yang terbatas. Diperlukan peran berbagai pihak baik Pemda Kabupaten, Provinsi maupun APTI dalam rangka pengembangan tembakau rakyat mengingat potensinya yang cukup besar. Dengan adanya kunjungan ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi ke dua belah pihak dalam rangka pengembangan sub sektor perkebunan khususnya tanaman tembakau dimasa yang akan datang.