PERTEMUAN KEGIATAN PENINGKATAN KOMPETENSI FASILITATOR DAN KELEMBAGAAN PETANI LEM (LEMBAGA EKONOMI MASYARAKAT)

Pada hari Selasa tanggal 21 Mei 2019 bertempat di Grand Maju Hotel Jalan Merdeka Ujung Simpang Bakkara, Dolok Sanggul dilaksanakan Pertemuan Peningkatan Kompetensi Fasilitator dan Kelembagaan Petani LEM yang bersumber dari Dana APBD Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2019.

            Pertemuan Peningkatan Kompetensi Fasilitator dan Kelembagaan Petani LEM dihadiri oleh 165 (seratus enam puluh lima) peserta yang terdiri dari petugas kabupaten yang membidangi perkebunan, Fasilitator dan Kelembagaan Petani LEM (Lembaga Ekonomi Masyarakat) dengan narasumber dari Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara, Dinas Pertanian Kabupaten Humbang Hasundutan, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Humbang Hasundutan.

            Pada pertemuan tersebut membahas tentang Peningkatan Kompetensi Fasilitator dan Kelembagaan Petani LEM, dimana terdapat 3 hal mendasar dalam kompetensi, yaitu Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap (attitude). Pengetahuan mencakup hal-hal yang berkaitan dengan wawasan kelembagaan petani (Lembaga Ekonomi Masyarakat (LEM), Pengetahuan mencakup hal-hal yang berkaitan dengan kemampuan memfasilitasi, teknik berkomunikasi serta kepemimpinan dalam mengorganisasi seseorang atau sekelompok orang dan Sikap mencakup hal-hal yang berkaitan dengan perilaku fasilitator, baik sebelum memfasilitasi, saat memfasilitasi maupun pasca memfasilitasi. Rasa tanggung jawab dan panggilan moral merupakan sikap yang senantiasa hadir dalam diri seorang fasilitator

            Ada beberapa kendala dalam pengembangan kelembagaan LEM (Lembaga Ekonomi Masyarakat) seperti:

  1. Kurangnya koordinasi anata pengurus sesuai tugas pokok dan fungsinya
  2. Terbatasnya dukungan pembiayaan
  3. Kurangnya kepedulian masyarakat untuk memanfaatkan bantuan dari pemerintah
  4. Minimnya kebersamaan/gotong-royong untuk mewujudkan tujuan utama LEM
  5. Kurangnya kepekaan/kepedulian masyarakat melihat potensi yang ada disekitar lingkungan

Di akhir pertemuan Kepala Dinas Provinsi Sumatera Utara yang diwakili Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara menyampaikan kegiatan ini sangat bagus untuk desa yang ada di Kabupaten Humbang Hasundutan dimana dengan adanya LEM desa yang sudah terbentuk dapat dimanfaatkan sebagai usaha dengan mengisi berbagai kegiatan usaha yang dikelola oleh pengurus LEM . Mari kita gunakan kesempatan ini untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai usaha yang ada dimanaya nantinya diharapkan petani kita dapat mandiri dan berdaya saing. Pada saat ini terdapat empat LEM yang sudah terbentuk, yaitu pada tahun 2017 LEM Lumban Purba dan pada tahun 2018 terdapat 3 yang terbentuk, yaitu LEM Ria-ria, LEM Tapian Nauli dan LEM Paranginan Utara