TINDAK LANJUT SEKOLAH LAPANG PENGENDALIAN HAMA TERPADU (SL-PHT) KOMODITI KOPI TAHUN ANGGARAN 2019

Mengingat keterbatasan kemampuan SDM petani dalam pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) khususnya tanaman perkebunan, maka cara pendekatan yang digunakan adalah melaksanakan pelatihan melalui Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT), dalam pelaksanaan SL-PHT tersebut diharapkan petani dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SDM dibidang perlindungan tanaman perkebunan dan mewujudkan pengendalian OPT yang ramah lingkungan dengan menggunakan teknik PHT, agar OPT perkebunan tetap dibawah ambang toleransi sehingga produktivitas dan kualitas produksi yang diusahakan petani dapat meningkat dan diikuti dengan kenaikan pendapatannya.

 Tujuan dilaksanakannya kegiatan SL-PHT ini diantaranya untuk mengetahui perkembangan dan kemajuan kelompok serta dapat mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang dikerjakan oleh masing-masing peserta, meningkatkan kreativitas dan keterampilan bagi petani dengan melakukan berbagai praktik/study, melaksanakan konsolidasi kelompok dengan cara memantapkan kegiatan gotong royong bergilir serta pendalaman materi khusus yang belum tuntas dalam pelaksanaan SL-PHT sebelumnya.

Sasaran yang hendak dicapai adalah terbentuknya Kelompok Tani Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang mandiri dan kokoh serta mempunyai kesadaran yang tinggi dan mementingkan kepentingan bersama, perbaikan dan perlindungan lingkungan dari pencemaran bahan-bahan kimia beracun melalui teknologi PHT khususnya dalam pengendalian OPT pada tanaman perkebunan serta mengembangkan percobaan yang telah dibuat sebelumnya sehingga dapat berkembang dengan baik.

Pelaksanaan Tindak Lanjut Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT) Komoditi Kopi di Kabupaten Mandailing Natal dihadiri oleh Petugas Provinsi Kasi Penataan Sumber Daya pada Bidang Perlindungan dan Penataan Sumber Daya Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara Safitri Mildawani, SP beserta staf, bersama dengan Petugas Kabupaten Kasi Produksi dan Perbenihan Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal Bapak Fauzan, SP. Kegiatan ini dilaksanakan masing-masing 5 kali pertemuan pada 2 Kelompok Tani dimulai pada tanggal 15 Mei 2019 sampai dengan selesai yang berlokasi di  Desa Huta Padang Kecamatan Ulu Pungkut Kabupaten Mandailing Natal bersama Kelompok Tani Aek Jarung. Jumlah peserta sebanyak 25 orang.

Sasaran yang hendak dicapai adalah terbentuknya kelompok tani Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang mandiri dan kokoh serta mempunyai kesadaran yang tinggi dan mementingkan kepentingan bersama, perbaikan dan perlindungan lingkungan dari pencemaran bahan-bahan kimia beracun melalui teknologi PHT khususnya dalam pengendalian OPT pada tanaman perkebunan serta mengembangkan percobaan yang telah dibuat sebelumnya sehingga dapat berkembang dengan baik.

Lokasi kedua dilaksanakan keesokan harinya pada tanggal 16 Mei 2019 di Desa Huta Godang Kecamatan Ulu Pungkut Kabupaten Mandailing Natal bersama Kelompok Tani Maju Bersama dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Kegiatan ini dipandu oleh pemandu lapang Bapak Ramlan Batubara, SP selaku Kepala UPPT dan Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian dan Bapak Jon Biner Tampubolon selaku Pengamat OPT dan Pengelola Laboratorium Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.

Pelaksanaan Tindak Lanjut Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT) Komoditi Kopi di Kabupaten Tapanuli Selatan dihadiri oleh Petugas Provinsi Kasi Penataan Sumber Daya pada Bidang Perlindungan dan Penataan Sumber Daya Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara Safitri Mildawani, SP beserta staf, bersama dengan Petugas Kabupaten Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Selatan Mulkan Efendi, SP selaku Kepala Seksi Perbenihan dan Perlindungan Perkebunan juga hadir Ibu Ir. Dahlena selaku Kabid yang membidangi perkebunan. Kegiatan ini dilakukan masing-masing 5 kali pertemuan pada 2 Kelompok Tani dimulai pada tanggal 8 Mei 2019 sampai dengan selesai yang berlokasi di Desa Sialaman Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan bersama Kelompok Tani Maju Bersama dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Lokasi kedua dilaksanakan keesokan harinya pada tanggal 19 Mei 2019 sampai dengan selesai di Desa Sialaman Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan bersama Kelompok Tani Sahata dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Kegiatan ini dipandu oleh pemandu lapang Bapak Ir. Makmar Nasution selaku Kepala Seksi di UPTD Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara Pudun Jae dan Bapak Sutarno selaku Kepala UPTD BBP2TP Kabupaten Tapanuli Selatan.