Bimbingan Teknis Perbenihan Tanaman Kopi

Pelatihan diikuti petani dan petugas kabupaten dari berbagai daerah di Sumatera Utara, dimulai Kamis 18 Desember berlangsung selama dua hari, di Rudang Hotel & Resort Berastagi, dan perkebunan kopi di Tiga Panah Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Pada kesempatan ini di dihadirkan beberapa orang narasumber antara lain dari Direktorat Jenderal Perkebunan, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia dan Pemulia Tanaman dari Starbucks Farmers Support Center (FSC).

Hari terakhir pelatihan, Jumat 19 Desember 2018, para petani diajak ke perkebunan untuk melihat langsung penerapan dan agroforestry kopi dan keragaman varietas kopi di Starbucks Farmers Support Center (FSC) di Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara sembari mengajak berkeliling lahan yang didirikan sejak tahun 2015. FSC didesain sebagai kebun kopi percontohan bagi para petani di Sumatera maupun daerah lainnya untuk mengetahui bagaimana membudidayakan kopi yang efektif, efisien, dan berstandar global. Adapun varietas benih kopi yang direkomendiasikan FSC adalah Komasti, Adung-Sari 1, Gayo, dan Sigarar Utang. Teknik penanaman pun berbeda-beda. Ada yang sengaja dibuat zig-zag, ada yang jarak antar pohon berbentuk segi tiga, menyilang, dan lainnya. Cara tersebut tergantung dari luas lahan dan berapa banyak pokok (pohon kopi) yang ingin ditanam petani. Namun yang jelas, perlu adanya tanaman pelindung berupa pohon Lamtoro yang diletakkan di antara deretan pohon kopi.