Bimbingan Teknis Perbenihan Tanaman Kakao

Garuda Plaza Hotel Medan – Ujung Rambe Deli Serdang, 12-13 Desember 2018 Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara melalui UPT Perbenihan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara telah melaksanakan kegiatan Bimtek perbenihan tanaman kakao dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang yang terdiri dari petani dan petugas yang berasal dari beberapa kabupaten penghasil kakao di Sumatera Utara.

Pada kegiatan ini dihadirkan beberapa orang narasumber yaitu Ir. Asterius Sinaga, MM (Direktorat Jenderal Perkebunan Kementrerian Pertanian RI), Drs. Laba Udarno (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Aneka Industri sekarang Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar) dan  Tiodor S. Situmorang (Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan – BBPPTP Medan). Selanjutnya juga dilaksanakan praktek pembuatan benih kakao dengan metode sambung pucuk dan sambung samping di Kebun Etres yang berada di Kabupaten Deli Serdang.

Tujuan Bimtek perbenihan ini adalah untuk memberikan wawasan dan pengetahuan teknis perbenihan benih tanaman perkebunan bagi petugas dan petani. Pembangunan perkebunan kedepan dihadapkan berbagai tantangan seiring dengan perkembangan lingkungan yang sangat dinamis dan berbagai persoalan mendasar terutama tekanan globalisasi liberalisasi pasar.

Keberhasilan pembangunan perkebunan tidak terlepas dari pelaku/pelaksana program pembangunan perkebunan, yang dalam hal ini utamanya adalah peran petani/pekebun dan petugas pendamping. Aspek pemberdayaan kelembagaan perbenihan perkebunan menjadi salah satu faktor penting yang perlu diupayakan. Peningkatan kemampuan petani/masyarakat dapat ditempuh dengan peningkatan peran serta petani dan kelembagaannya yaitu dengan memanfaatkan sumberdaya yang dimiliki untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi serta membangun dirinya agar memiliki kemampuan untuk mencapai tujuan penguatan kelembagaan tersebut.

Diharapkan dengan bimtek perbenihan ini dapat meningkatkan  kapasitas SDM Perbenihan bagi petugas dan petani calon produsen benih dalam rangka memproduksi benih unggul bersertifikat guna memenuhi kebutuhan benih di wilayahnya menuju kemandirian benih nasional yang dicanangkan oleh pemerintah.