Evaluasi Bantuan Unit Pengolahan Hasil Kopi Arabica di Kabupaten Samosir

Bantuan UPH kopi berupa Pulper, Huller, Para-para, Timbangan, Roasting Coffee, Pembubuk kopi, alat pengemas dan bangunan yang diberikan pada Gapoktan Pardo Sir yang diketuai oleh  Marulam Sinaga telah dioperasionalkan dengan baik. Berkat berbagai pelatihan yang telah diberikan kepada Gapoktan ini dan motivasi yang tinggi untuk maju, sehingga Gapoktan Pardo Sir telah mampu  menghasilkan bubuk kopi dengan berbagai varian seperti kopi Premium, Natural, Peaberry, Honey, Wine dan Kopi Luwak.

Kopi Samosir mempunyai cita rasa yang khas dan diminati oleh pebisnis kopi. Kopi Samosir juga telah memproses Indikasi Geografis dan saat ini sedang dalam tahap menunggu terbit nya sertifikat Indikasi Geografis  Kopi Arabica Sumatera Pulau Samosir. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap pengolahan kopi, ternyata  kopi yang berasal dari Sumatera lebih cocok diolah secara Wet process. Untuk itu alat pengolahan berupa Huller yaitu pengupas kulit tanduk kopi sebaiknya direkayasa untuk Wet process. Dengan demikian bantuan alat yang diberikan akan lebih efektif penggunaannya.

6-6-ksd-web 7-7-kds-web