Peningkatan Kompetensi Petani Dalam Implementasi Gmp Kopi, Kakao Dan Karet Untuk Peningkatan Mutu Dan Daya Saing

Peningkatan Kompetensi Petani Dalam Implementasi GMP Kopi, Kakao dan Karet Untuk Peningkatan Mutu dan Daya Saing dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran yang dilaksanakan pada tanggal 12 April 2018, Pukul : 09.00 WIB, di Hotel Grand Kanaya – Medan.

Pertemuan Peningkatan Kompetensi Petani Dalam Implementasi GMP Kopi, Kakao dan Karet untuk Peningkatan Mutu dan Daya Saing dihadiri sebanyak 150 (seratus lima puluh ) peserta yang terdiri dari Petani Kopi, Kakao dan Karet serta Petugas Pendamping dari 20 Kabupaten sentra produksi Kopi, Kakao dan Karet di Provinsi Sumatera Utara yaitu Kabupaten Deli Serdang, Langkat, Simalungun, Karo, Dairi, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Labuhan Batu, Asahan, Mandailing Natal, Toba Samosir, Humbang Hasundutan, Samosir, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Padang Lawas Utara, Batu Bara, Labuhan Batu Utara dan Labuhan Batu Selatan. Tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam mengimplementasikan GMP dalam penanganan pasca panen dan pengolahan Kopi, Kakao dan Karet.

Pertemuan Peningkatan Kompetensi Petani Dalam Implementasi GMP Kopi, Kakao dan Karet Untuk Peningkatan Mutu dan Daya Saing tersebut dibagi atas 3 (tiga) Kelas yang berlangsung secara paralel yaitu untuk Komoditi Kopi, Kakao dan Karet. Adapun Materi yang disampaikan pada pertemuan tersebut untuk Komoditi Kopi adalah 1) Kebijakan Mutu dan Standardisasi Produk Perkebunan Kopi, 2) Good Manufacturing Practise (GMP) Kopi Dalam Peningkatan Mutu dan Daya Saing dan 3) Pengolahan, Pengemasan dan Peluang Usaha Kopi. Untuk Komoditi Kakao materi yang disampaikan adalah 1) Kebijakan Mutu dan Standardisasi Produk Perkebunan Kakao, 2) Good Manufacturing Practise (GMP) Kakao Dalam Peningkatan Mutu dan Daya Saing dan 3) Pola Kemitraan Petani Kakao dengan PT. OLAM Indonesia. Untuk Komoditi Karet materi yang disampaikan adalah 1) Kebijakan Mutu dan Standardisasi Produk Perkebunan Karet, 2) Good Manufacturing Practise (GMP) Dalam Meningkatkan Mutu dan Daya Saing dan 3) Pola Kemitraan Petani Karet dengan Crumb Rubber.

Narasumber yang menyampaikan materi pada pertemuan Peningkatan Kompetensi Petani Dalam Implementasi GMP Kopi, Kakao dan Karet ini berasal dari Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, Balai Penelitian Karet Sei Putih, GAPKINDO, AEKI dan PT. OLAM

1-web