Kegiatan Sosialisasi Dukungan Kelembagaan Petani Perkebunan (Asosiasi Dan Koperasi)

Perkebunan adalah salah satu penyumbang devisa yang cukup besar bagi Indonesia. Hampir semua komoditas perkebunan mayoritas dikuasai rakyat, kecuali Kelapa Sawit dan Teh. Meskipun demikan, nasib petani perkebunan belum sebanding dengan devisa negara yang dihasilkan. “penyebabnya adalah bargaining position yang sangat lemah akibat mengguritanya broker di lapangan yang langsung menjerat petani perkebunan, penguatan posisi tawar petani perkebunan dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan memperkuat kelembagaan petani perkebunan.  

          Masalah yang dihadapi petani perkebunan adalah harga di tingkat petani. Penurunan harga yang terus terjadi pada komoditas perkebunan diakui sangat menakutkan bagi petani.

          dukungan yang di berikan kepada Kelembagaan petani selain dapat memperkecil ruang gerak pada broker juga dapat berfungsi sebagai lembaga petani yang menjembatani petani dalam hal penyelesaian berbagai konflik, antara lain konflik lahan dan konflik kepentingan. Untuk memecahkan permasalahan- permasalahan yang di hadapi petani di atas maka perlu  dukungan kelembagaan petani perkebunan (Asosiasi dan Koperasi). Sehingga kelembagaan petani menjadi kuat.

          Salah satu kelembagaan yang ideal adalah koperasi atau kelompok tani, dimana tujuan awal pembentukan koperasi atau kelompok tani adalah untuk meningkatkan produksi perkebunan dan meningkatkan kesejahteraan petani pekebun. Pemberdayaan petani dalam kelembagaan koperasi merupakan suatu bentuk alternatif dari model pembangunan masyarakat untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Koperasi dalam hal ini memberikan jaminan keuntungan bagi anggota baik dari segi sosial dan ekonomi, selain itu yang utama adalah peningkatan posisi tawar petanipekebun dapat ditingkatkan sehingga mereka mempunyai kekuatan untuk menentukan harga produk perkebunannya.

          Koperasi dalam jangka panjang akan memberikan pengetahuan dan pendidikan petani petani yang berorientasi pasar, serta dengan koperasi juga akan membangun petani pekebun yang memiliki kualitas sumber daya manusia unggulan yang mencakup pada peningkatan keahlian dan keterampilan (bisnis dan organisasi), pengetahuan dan pengembangan jiwa kewirausahaan.

kegiatan sosialisasi dukungan kelembagaan petani perkebunan (Asosiasi dan Koperasi) dilaksanakan di hotel dhaksina no. 20 medan yang beralamat di jalan sisingamangaraja   tanggal  27  maret 2018.

          kegiatan ini dihadiri oleh 50 orang peserta yang terdiri dari  pns sebanyak 13 orang, asosiasi  provinsi 4 orang, asosiasi kabupaten 13 orang dan petani sebanyak 20 orang.

 

 

No.

 

ASAL PESERTA

JUMLAH PESERTA (ORANG)  

PETANI

 

KET

 

PETUGAS PNS

ASOSIASI
DPW (Orang) DPD (Orang)
1 2 3 4 5 6 7
 

 

1.

2

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

 

I. Provinsi

II. Kabupaten

Deli Serdang

Langkat

Serdang Bedagai

Simalungun

Batu Bara

Asahan

Labuhan Batu Utara

Labuhan Batu

Labuhan Batu Selatan

Tapanuli Tengah

Padang Lawas Utara

Padang Lawas

Mandailing Natal

 

 

 

1

1

1

1

1

1

1

1

1

1

1

1

1

 

4  

 

1

1

1

1

1

1

1

1

1

1

1

1

1

 

 

 

1

1

1

2

2

2

2

1

2

1

1

2

2

 
Jumlah 13 4 13 20  
Total 50

 

          3-web