Breaking News

Peningkatan Kompetensi Petani dalam Rangka Pengelolaan Agribinis Tembakau Burley

Kegiatan Peningkatan Kompetensi Petani dalam Rangka Pengelolaan Agribinis Tembakau Burley  dilaksanakan di Kabupaten yaitu Kab. Dairi, Humbang Hasundutan dan Tapanuli Utara pada bulan Mei 2017 dihadiri dari Petani Tembakau di 3 (tiga) Kabupaten Dairi, Humbang Hasundutan dan Tapanuli Utara.

Provinsi Sumatera Utara adalah salah satu Provinsi penghasil tembakau terutama dari jenis tembakau burley yang pengusahaannya bekerjasama dengan NV. STTC serta tembakau rajangan non mitra. Beberapa Kabupaten penghasil tembakau utama di Provinsi Sumatera Utara adalah Kabupaten Karo, Simalungun, Dairi, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan dan Mandailing Natal.

Untuk jenis tembakau Burley ada tiga kabupaten yang cukup intens mengusahakannya yaitu Kabupaten Dairi, Tapanuli Utara dan Humbang Hasundutan. Ketiga kabupaten ini merupakan penghasil tembakau Burley yang bekerja sama/bermitra dengan perusahaan rokok lokal NV. STTC. Dari data statistik perkebunan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2015 dapat diketahui Luas areal pertanaman tembakau di Kabupaten Dairi seluas 293 Ha dengan produksi192 ton, Kabupaten Tapanuli Utara memiliki luas areal 520 Ha dengan produksi 670,5 ton dan Kabupaten Humbang Hasundutan memiliki luas areal 229 Ha dengan produksi sebesar 153,9 ton, dimana keseluruhannya dikelola oleh kelompok tani. Namun demikian dalam pengembangan tanaman tembakau burleysampai saat ini masih dijumpai berbagai kendala antara lain tingkat produktivitas yang masih rendah dan permodalan yang terbatas terutama untuk kegiatan pemeliharaan tanaman seperti pemupukan, pengendalian OPT dan lain-lain.

Tujuan dari kegiatan Peningkatan Kompetensi Petani dalam Rangka Pengelolaan Agribisnis Tembakau Burley adalah:

  • Meningkatkan pengetahuan dan motivasi petani dalam pemeliharaan tanaman tembakau burley.
  • Membantu petani dalam bentuk Fasilitasi bantuan sarana produksi.
  • Meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman Tembakau.

Arahan Kabid Produksi dan Pengembangan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara :

Potensi Perkebunan Tembakau di Sumatera Utara masih sangat tinggi, dimana produksi masih dapat ditingkatkan dengan cara meningkatkan perluasan areal tanam, produksi tembakau Sumatera Utara hingga kini masih jauh ketinggalan dengan daerah lain penghasil tembakau. Konsumen tembakau di Provinsi Sumatera Utara satu-satunya harga rokok STTC dab sebagian kecil untuk konsumsi masyarakat sedangkan kebutuhan bahan baku untukm pabrik rokok 95% didatangkan dari provinsi lain terutama Jawa Timur dan NTB serta import, Nah peluang ini perlu segera disikapi oleh stake holder terkait termasuk di dalamnya untuk menjalin kerjasama dengan konsumen lain (perusahaan rokok dari luar Provinsi Sumatera Utara).

Narasumber:

  • Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara ( Ir. Dimar Sinaga/Kepala Bidang Produksi dan Pengembangan),
  • Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten
  • STTC ( Ir. Terulin Sembiring)

Materi:

  • Dukungan Teknologi Bididaya Tembakau Sebagai Nilai Tambah Petani Tembakau
  • Pengmbangan Agribisnis Tembakau di Sumtera Utara
  • Kebijakan Pengembangan Tanaman tembakau di Sumatera Utara