Breaking News

Pelatihan Produsen/Penangkar Benih 2017

Kegiatan Pelatihan Produsen/Penangkar Benih diselenggarakan di Hotel Grand Antares Jl. Sisingamangaraja Medan pada tanggal 26 s/d 27 Juli 2017.

Peserta kegiatan/ pertemuan ini berjumlah 25 orang terdiri dari produsen /penangkar  benih dari 7  kabupaten.

Benih berperan sebagai paket keunggulan teknologi, diharapkan terus berkembang dan dapat tersedia secara 6 tepat ( varietas, mutu, jumlah, waktu,lokasi dan harga) bagi petani. Hal ini dapat diwujudkan dengan adanya sistem perbenihan yang mantap dan iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya industi  benih nasional. Ketersediaan varietas unggul baru ( yang berdaya hasil tinggi yang dirilis cukup banyak, namun upaya penangkarannya untuk mendukung ketersediaan benih masih sangat terbatas, terutama pada sentra sentra produksi tanaman perkebunan.unggul.  Untuk mengatasinya , kegiatan perbanyakan benih  melalui penangkar benih unggul sangat perlu dilakukan, guna mendukung ketersediaan benih varietas unggul dan meringankan beban pemerintah. Penangkaran benih bertujuan untuk memproduksi benih bermutu untuk memenuhi kebutuhan benih di suatu daerah. Penangkaran benih di petani merupakan wujud kemandirian dan keswadayaan petani. Dengan dilaksanakannya kegiatan pelatihan penangkar benih diharapkan penangkar dapat menjadi penangkar yang sukses dan menjadi wirausahaan baru di bidang perbenihan.

Tujuan kegiatan Menambah wawasan dan mendapatkan informasi  terbaru bagi produsen /penangkar benih dan Sasaran kegiatan Produsen/ Penangkar  Benih.

Materi dan Pembicara:

1.   Perbenihan Tanaman Kopi

Pembicara  : Ir. Saefuddin dan moderator

Ir. Lies Handayani Siregar M.MA

2.   Mendongkrak  Produktivitas Tanaman Melalui Pengelolaan  Bibit Prima  dengan  moderator   Olopan Sihombing, SP, MM

3.    Pembicara : Sayurandi,  SP, M. Si

Pengawasan Mutu dan Peredaran Benih

Pembicara : Ir. Erjanita R. Tambunan dan moderator

Olopan Sihombing, SP, MM

Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.30 Wib dibuka oleh Kepala UPT Perbenihan mewakili Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara  yang pada waktu yang sama sedang menghadiri acara lain. Setelah selesai acara pembukaan dilanjutkan dengan pemaparan bapak Ir. Saefuddin dari Balittri  dan yang menjadi moderator adalah Kasi Pelayanan Teknis Perbenihan yaitu Olopan Sihombing, SP MM . Narasumber  kedua adalah  Bapak Sayurandi dari Balai Pusat Penelitian Karet Sungei Putih  dan dilanjutkan dengan narasumber yang ke tiga yaitu Ibu Ir. Erjanita,R. Tambunan.

Acara selanjutnya adalah berangkat ke  Pusat Penelitian Karet  Sungai Putih  melakukann fietrip dimana dilakukan pembelajaran dilapangan bagaimana cara  melakukan produksi benih karet okulasi  sehingga nantinya akan menghasilkan benih yang unggul.

Hasil kegiatan :

  • Meningkatnya pemahaman/pengetahuan dalam memproduksi benih
  • Dalam mendongkrak produktifitas tanaman diperlukan tindakan seleksi yang ketat melalui dari pengendalian biji, pengecambahan, pembibitan batang bawah okulasi dan pembangunan pembibitan polibag
  • Standarisasi mutu diperlukan  sebagai acuan dalam pengawasan  sertifikasi dan pelebelan.
  • Dalam memproduksi benih harus mengacu kepada  Peraturan Menteri Pertanian Nomor  50/Permentan/KB.020/9/2015 tentang Produksi, Sertifikasi, peredaran dan Pengawasan Benih Tanaman Perkebunan