Pelatihan Pemanfaatan Hasil Samping Komoditi Perkebunan

Kamis 20 ULI 2017, Hotel Antares Medan – Seratus lima puluh wanita tani dan anggota Tim Penggerak PKK dari 20 kabupaten dan provinsi mendapat pelatihan pemanfaatan hasil samping komiditi perkebunan oleh Dinas Perkebunan Sumut. Para peserta berasal dari 20 kabupaten/ kota yang terdiri dari wanita tani dan anggota PKK Kabupaten Langkat, Deliserdang, Serdang Bedagai, Simalunggun, Batubara, Asahan, Samosir, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Dairi, Karo, Tapteng, Mandailing Natal dan Pakpak Bharat. Pelatihan dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara Evi Diana Erry Nuradi didampingi Kepala Dinas Perkebunan Sumut.

Dalam sambutannya diharapkan pelatihan meningkatkan Sumberdaya manusia wanita tani dan anggota PKK mampu mengembangkan usaha agribisnis perkebunan di dalam keluarga, kelompok dan masyarakat. Sesungguhnya sangat banyak peluang usaha yang dapat dilakukan oleh wanita tani atau anggota TP PKK di daerah yang memiliki potensi perkebunan dengan penggunaan produk-produk perkebunan untuk memproduksi kue-kue yang lezat serta untuk memproduksi komoditas yang bernilai ekonomi cukup tinggi. Wanita tani dan anggota PKK sesungguhnya bisa menjadi penentu dalam pengembangan usaha agribisnis perkebunan berbasis industri rumah tangga.

Pelatihan diisi oleh narasumber diantaranya Direktur Pusat Inkubator Cikal Universitas Sumatera Utara Prof Rita F Dalimunthe, Dosen Fakultas Tataboga Universitas Negeri Medan Dra Ana Rahmi, MPD dan Ketua Pokja III TP PKK Sumatera Utara.

Kepala Dinas Perkebunan Sumut Ir Herawati N, M.WA menjelaskan para peserta mendapatkan pelatihan berupa teori dan praktek langsung pengolahan makanan dan bahan pangan oleh para narasumber. Peserta juga akan mengikuti kunjungan lapangan ke pengrajin gula aren di Desa Buluh Awar Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Selain membidik wanita tani juga melibatkan para anggota PKK kabupaten maupun provinsi karena Tim Penggerak PKK merupakan organisasi yang berhubungan langsung dengan masyarakat dan keluarga. PKK menurut Herawati sangat strategis dalam mendorong munculnya aktivitas kreatif di tengah keluarga dan lingkungannya agar dapat meningkatkan ekonomi keluarga dan masyarakat.pelatihan-pemanfaatan-hasil-samping-komoditi-perkebunan-2