Breaking News

Pertemuan Petugas, Pemandu Lapang dan Petani SL-PHT

Mengingat keterbatasan kemampuan SDM petani perkebunan rakyat mengenai Organisma Pengganggu Tanaman (OPT) yang sangat complex yang terjadi akibat interaksi antara komponen agroekosistem dan campur tangan manusia, maka cara pendekatan yang dilakukan adalah melaksanakan PHT melalui Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT).

Tujuan Pertemuan Petugas, Pemandu Lapang dan Petani SL-PHT untuk mensinergikan tentang konsep konsep PHT serta penerapannya dalam penanganan perrlindungan perkebunan.

Tujuan Kegiatan untuk Peningkatan kemampuan petugas pemandu lapang tentang konsep konsep PHT serta penerapannya dalam penanganan perlindungan perkebunan.

Jumlah peserta yang menghadiri berjumlah 50 orang dari Kabupaten Deli Serdang, Langkat, Serdang Bedagai, Simalungun, Asahan ,Labuhan Batu Utara, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara dan Tapanuli Tengah. Narasubmer dari Direktorat Jenderal Perlindungan Perkebunan Jakarta dan Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BP2TP).

Pelaksanaan pertemuan pemandu lapang, petugas dan petani SL-PHT  telah dilaksanakan , respon peserta terhadap pertemuan tersebut disambut baik, terutama para pemandu lapang, mereka  saling bertukar pikiran baik itu tentang materi2 yang akan disampaikan dalam pelaksanaan SL-PHT maupun masalah2yang timbul dilapangan, dan hal ini juga didiskusikan dengan para nara sumber terutama narasumber dari Dirjenbun yang menangani kegiatan SL-PHT.