Breaking News

Pertemuan diseminasi teknologi pengolahan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing komoditi perkebunan

Kegiatan “Pertemuan diseminasi teknologi pengolahan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing komoditi perkebunan” diselenggarakan pada tanggal?1 Maret 2015 dihadiri peserta dan petani sekitar 80 orang dan nara sumber didatangkan dari?Pusat Penelitian Kelapa Sawit, dan Dari?Pusat Penelitian Karet Sei Putih. Materi yang di sampaikan meliputi:

  1. Teknologi pengolahan kelapa sawit, dari pusat penelitan kelapa sawit,
  2. Teknologi pengolahan karet, dari pusat penelitian karet Sei Putih.

Keberhasilan pembangunan agribisnis sangat ditentukan oleh 4 faktor atau 4 pilar utama yaitu: (1) sumberdaya yang mencakup sumberdaya alam, sumberdaya manusia, dan kelembagaan usaha; (2) modal; (3) teknologi dan (4) pasar. diharapkan seluruh stakeholder benar-benar sadar dan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembangunan pengolahan dan pemasaran hasil pertanian tersebut selanjutnya dapat memberikan perhatian secara intensif dan berimbang kepada keempat faktor atau pilar tersebut.

Secara umum, penerapan teknologi dalam penanganan pascapanen hasil perkebunan masih banyak ditemui disekitar mata rantai pemasaran dan lebih banyak lagi ditemui pada tingkat daerah sentra produksi. di negara maju, penerapan teknologi pascapanen ini hampir secara penuh dapat diintrodusir mulai dari tingkat produksi, pada seluruh mata rantai hingga tingkat pemasaran/konsumen.

Masalah lain yang terkait dengan teknologi pascapanen antara lain:

  1. kesenjangan dan keterbelakangan dalam memproduksi bibit/benih unggul di dalam negeri.
  2. kesenjangan dalam inovasi teknologi, baik dalam teknologi pengembangan peralatan pascapanen maupun informasi teknologi penanganan pascapanen.

Meningkatnya SDM Petugas dan petani dalam peningkatan nilai tambah daya saing komoditi perkebunan melalui pemanfaatan teknologi pengolahan hasil rekayasa pusat penelitian perkebunan.


Lihat Galleri